{"id":2185,"date":"2023-04-10T03:43:34","date_gmt":"2023-04-10T03:43:34","guid":{"rendered":"https:\/\/kespelsemarang.id\/?p=2185"},"modified":"2023-04-11T00:44:57","modified_gmt":"2023-04-11T00:44:57","slug":"surveilans-orang-dalam-investigasi-a-n-john-shuttlewood-penumpang-kapal-ms-silver-whisper-tanggal-11-maret-2023","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kespelsemarang.id\/index.php\/2023\/04\/10\/surveilans-orang-dalam-investigasi-a-n-john-shuttlewood-penumpang-kapal-ms-silver-whisper-tanggal-11-maret-2023\/","title":{"rendered":"SURVEILANS ORANG DALAM INVESTIGASI a.n JOHN SHUTTLEWOOD PENUMPANG KAPAL MS. SILVER WHISPER TANGGAL 11 MARET 2023"},"content":{"rendered":"<p>PENDAHULUAN<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nTupoksi KKP adalah cegah tangkal penyakit di pintu masuk negara. Dalam mas pandemi covid-19 petugas KKP merupakan petugas kesehatan garda terdepan dimana penerapan prokes dan pelaksanaan surat edaran terkait pelaku perjalanan mengharuskan petugas KKP harus bersiggungan langsung dengan pelaku perjalanan yaitu crew pesawat, ABK maupun penumpang pesawat maupun penumpang kapal. Dimana pelaku perjalanan tersebut seringkali mempunyai status suspek maupun status positif covid yang melakukan perjalanan. Hal ini menjadi salah satu faktor risiko paparan terhadap petugas KKP. Walaupun prokes ketat sudah diterapkan oleh petugas KKP.. akan tetapi banayk petugas KKP Semarang yang terpapar Covid-19 baik fase delta maupun Omicron.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKegiatan kekarantinaan kesehatan merupakan upaya pengendalian faktor risiko penyakit dan kondisi kedaruratan kesehatan masyarakat lainnya. kegiatan ini tidak terbatas pada pemeriksaan kesehatan orang, namun juga faktor risiko yang berasal dari alat angkut dan barang pada lalu lintas alat angkut di pelabuhan. Kegiatan lalu lintas alat angkut dan bongkar muat barang serta manusia di pelabuhan khususnya Pelabuhan Tanjung Emas Semarang berlangsung 24 jam tanpa mengenal hari libur, sehingga keberadaan dan kesiapsiagaan tenaga karantina diperlukan setiap saat. Kegiatan pengawasan dan pemeriksaan kekarantinaan kesehatan pada lalu lintas alat angkut dilakukan baik pada saat kedatangan maupun keberangkatan. Seluruh berlangsung selama 24 jam setiap\n<\/p>\n<p>EPIDEMIOLOGI KASUS<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPada fase transisi pandemik ke fase endemis Covid-19 arus kedatangan kapal pesiar semakin marak masuk di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yaitu hamoir rata-rata tiap bulan sekitar 2-3 kapal dengan jumlah penumpang yang bervareasi. Dalam hal fegah tangkal penyakit pada wilayah Tanjung Emas KKP Kelas II Semarang masih menerapkan pemeriksaan kapal yang diprioritaskan kapal berbendera asing dan mempunyai line luar negeri.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPada tanggal 3 Maret 2023 berdasarkan surat dari Operasional PT. Bahari Eka Nusantara (BEN) bahwa pada tanggal 11 Maret 2023 akan ada kedatangan kapal pesiar MS. Silver Whisper berbendera Bahamas dengan GT. 28.258, jumlah crew sebanyak 283 oran dan penumpang sebanyak 348 orang dengan last port Benoa Bali dan next port Singapore.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPada tanggal 10 Maret 2023 Pukul 09:00 WIB KKP Kelas II Semarang mendapatkan informasi dari PT. BEN bahwa pada kapal pesiar tersebut terdeteksi 1 penumpang yang terkonfirmasi positif PCR Covid-19. Kasus ini terdeteksi dikarenakan penumpang merasakan gejala flu ringan. Maka oleh dokter kapal dilakukan diagnosis dan pengambilan sampel swab PCR dan dengan hasil terkonfirmasi positif PCR Test. Adapun Identitas pasien :\n<\/p>\n<p>\u2022\tNama\t:\tJohn Shuttlewood<br \/>\n\u2022\tJenis Kel\t:\tLaki-laki<br \/>\n\u2022\tUsia\t:\t90 Tahun<br \/>\n\u2022\tKebangsaan:\tAustralia<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nBerdasarkan informasi dari kapal bahwa penumpang tersebut join ke kapal tanggal 24 Pebruari 2023 di Australia.  Sebagai langkah pencegahan penularan covid-19 di kapal maka pihak dilakukan isolasi kamar dengan monitoring harian oleh dokter kapal.<br \/>\nPetugas KKP Semarang menindaklanjuti informasi tersebut dengan memberikan rekomendasi :\n<\/p>\n<p>1.\tMelakukan pemantuan kesehatan pada pasien tersebut selama perjalanan menuju ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang<br \/>\n2.\tMeminta pihak kapal untuk melakukan tracing dan testing pada kontak erat pasien.<br \/>\n3.\tMelaporkan hasil poin 1 dan 2 kepada KKP Kelas II Semarang melalui pihak keagenan<br \/>\n4.\tPetugas KKP Kelas II Semarang akan melakukan verifiasi kasus pada kapal tersebut.<br \/>\n5.\tMemberikan rekomendasi ke Satgas Covid-19 Pelabuhan Tanjung Emas untuk diperbolehkan sandar dengan catatan instansi yang berkepentingan melakukan pemeriksaan kapal agar menunggu hasil investigasi dan verifikasi kesehatan oleh petugas KKP Kelas II Semarang (First Contact)<\/p>\n<p>TUJUAN<br \/>\nA.\tUmum<br \/>\nMendapatkan gambaran kondisi status kesehatan kapal dengan melakukan verifikasi kasus positif covid-19<br \/>\nB.\tKhusus<br \/>\n1)\tMengetahui gambaran epidemiologi gejala yang timbul pada penumpang yang terkonfirmasi positif<br \/>\n2)\tMengetahui gambaran epidemiologi sebaran penularan covid-19 pada kapal<br \/>\n3)\tMemberikan rekomendasi kepada kapal terutama pada dokter kapal untuk tatalaksana kasus.<\/p>\n<p>HASIL VERIFIKASI KASUS<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nBerdasarkan verifikasi baik dokumen dan verifikasi langsung oleh petugas KKP Kelas II Semarang pada tanggal 11 Maret 2023 Pukul 08:00-10:00 WIB di kapal MS. SILVER WHISPER berdasarkan keterangan dokter kapal diperoleh gambaran kasus bahwa:<br \/>\n1.\tPada tanggal 09 Maret 2023 Mr, John Shuttlewood merasakan demam dan flu ringan.dan memeriksaan langsung kondisi kesehatan ke poliklinik kapal<br \/>\n2.\tPetugas medis (dokter) kapal melakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel swab PCR-Test pada penumpang Mr, John Shuttlewood dengan hasil positif. Kemudian dilanjutkan melakukan pemeriksaan pada istri penumpang tersebut dengan hasil negative<br \/>\n3.\tMr, John Shuttlewood dan istri nya diisolasi di kamar yang sama dan akan dilakukan monitirong harian sampai 5 hari kedepan dan akan dilakukan exit test PCR pada hari ke-6.<br \/>\n4.\tSesuai dengan rekomendasi dari KKP Kelas II Semarang bahwa pihak kapal harus melakukan tracing dan testing pada kontak erat maka pihak kapal mendapatkan 4 orang penumpang yang masuk kategori kontak erat<br \/>\n5.\tHasil testing kontak erat adalah negative dan pihak kapal menyatakan tidak ada paparan covid pada kontak erat tersebut dan surat keterangan hasil swab PCR ditunjukkan kepada petugas KKP Kelas II Semarang yang on board serta dokter memberikan keterangan bahwa ke 4 orang tersebut tidak menujnjukkan gejala covid-19.<br \/>\n6.\tBerdasarkan keterangan dokter kapal bahwa selain Mr, John Shuttlewood tidak ada yang menunjukkan gejala covid-19 di kapal.\n<\/p>\n<p>KESIMPULAN<br \/>\n1.\tAda 1 orang penumpang yang terkonfirmasi positif covid19 di kapal MS. SILVER WHISPER yaitu Mr, John Shuttlewood<br \/>\n2.\tKontak erat 5 orang terkonfirmasi negative PCR<br \/>\n3.\tKapal diberikan ijin sandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/kespelsemarang.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/img-1-1024x576.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"576\" class=\"alignnone size-large wp-image-2190\" srcset=\"https:\/\/kespelsemarang.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/img-1-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/kespelsemarang.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/img-1-300x169.jpg 300w, https:\/\/kespelsemarang.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/img-1-768x432.jpg 768w, https:\/\/kespelsemarang.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/img-1.jpg 1032w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nVerifikasi dokumen dalam rangka kegiatan kekarantinaan orang dalam investigasi\n<\/p>\n<p>Penulis : Lili Junaidi _Staf Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemiologi KKP Semarang<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PENDAHULUAN Tupoksi KKP adalah cegah tangkal penyakit di pintu masuk negara. Dalam mas pandemi covid-19 petugas KKP merupakan petugas kesehatan garda terdepan dimana penerapan prokes dan pelaksanaan surat edaran terkait pelaku perjalanan mengharuskan petugas&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2190,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ngg_post_thumbnail":0},"categories":[9],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kespelsemarang.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2185"}],"collection":[{"href":"https:\/\/kespelsemarang.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kespelsemarang.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kespelsemarang.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kespelsemarang.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2185"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/kespelsemarang.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2185\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2193,"href":"https:\/\/kespelsemarang.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2185\/revisions\/2193"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kespelsemarang.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2190"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kespelsemarang.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2185"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kespelsemarang.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2185"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kespelsemarang.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2185"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}