Rapat Koordinasi PPIH Bidang Kesehatan Debarkasi Haji SOC 2014 M/ 1435 H

Jemaah haji asal Embarkasi Solo kloter 1 asal Kabupaten Tegal direncanakan tiba di Indonesia tanggal 10 Oktober 2014 pukul 14.48 WIB, selanjutnya diikuti dengan kloter 2 sampai 71 sampai dengan tanggal 6 November 2014 mendatang. Tim Penyelenggaraan Kesehatan Haji (TPKH) Debarkasi SOC kembali mempersiapkan kinerja untuk pemulangan jemaah haji. Pada hari Kamis tanggal 9 Oktober 2014 telah diadakan rapat koordinasi TPKH/ PPIH Bidang Kesehatan d alam rangka penyiapan kinerja pemulangan jemaah haji asal Embarkasi SOC.

Rapat koordinasi diikuti oleh TPKH yang terdiri atas KKP Kelas II Semarang , Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Boyolali, Rumah Sakit Rujukan (RS. Dokter Muwardi dan RS. TNI AURI). Rapat dipimpin oleh sekretaris TPKH (Badar Kirwono, SKM, M.Kes) dan dibuka oleh ketua TPKH dalam hal ini kepala KKP kelas II Semarang (Priagung Adhi Bawono, SKM, M.Med.Sc(PH)). Dalam pembukaannya, beliau menyampaikan Puji syukur alhamdulillah, mulai besok 10 Oktober 2014 kloter 1 sudah mulai tiba di Bandara Adi Sumarmo, Surakarta dan mohon untuk masing-masing koordinator unit untuk menyampaikan kesiapan masing-masing unit. Setelah acara pembukaan, dilanjutkan tentang Surveilans Epidemiologi (SE) di pintu masuk negara dan tentang Kewaspadaan MERS-CoV dan Ebola di pintu masuk negara. SE di pintu masuk meliputi Kewaspadaan, Deteksi dini, kesiapsiagaan dan respon.

MERS-CoV pertama kali dilaporkan pada bulan September 2012 di  Saudi Arabia. Sejak Sept 2012 2 Oktober 201, jumlah kasus MERS-CoV yg terkonfirmasi sebanyak 852 kasus dan meninggal 301 orang (CFR 35,3 %). Hingga saat ini laporan kasus MERS CoV WNI  ada 2 orang positif MERS-CoV. 1 orang dengan usia 41 tahun yang merupakan TKI bermukim di Saudi/wafat 27 April 2014 di RS King Saud Jeddah dan dimakamkan tgl 28 April 2014 di Jeddah. WNI yang kedua adalah orang dengan usia 84 tahu yang merupakan jamaah umroh asal Sulsel  dan sudah kembali ke Indonesia.

Embarkasi SOC mengirimkan sekitar 26.455 jemaah haji, sehingga ada potensi masuknya MERS-CoV  ke Indonesia. Demikian disampaikan Kepala KKP Kelas II Semarang tentang analisis Mers CoV saat ini.

Yang berbeda pada Debarkasi tahun 2014 adalah kewaspadaan juga dilakukan terhadap kasus Ebola. Strategi kewaspadaan Mers-CoV dan Ebola antara lain penguatan koordinasi lintas program dan lintas sektor., advokasi dan Sosialisasi , surveilans  di pintu masuk ke Indonesia, surveilans di Pelayanan Kesehatan Dasar dan Rumah Sakit , Penguatan jejaring  laboratorium , komunikasi risiko /KIE, penguatan kapasitas , tata laksana kasus , dan  pengendalian Infeksi , lanjut pemaparan dari ketua TPKH Debarkasi SOC ini.

Saat ini telah dipasang termal scanner, peningkatan edukasi pada petugas dan jemaah haji agar tetap berperilaku hidup sehat dan bersih, tetap memakai APD pada semua petugas (seperti masker dan handscoen), papar Priagung Adhi Bawono, SKM, M.Med.Sc(PH).

Acara dilanjutkan dengan pemaparan dan diskusi tanya jawab meliputi unit pemeriksaan akhir, Poliklinik, Pengendalian karantani dan Surveialans Epidemiologi, Pengendalian Risiko Lingkungan, Siskohatkes, dan unit kefarmasian. Dalam diskusi tersebut, dipaparkan kesiapan masing-masing unit,  kendala dan solusi yang dapat dilakukan bersama oleh TPKH serta operasionalisi di lapangan.

Demikian acara rapat koordinasi pembinaan dan pelayanan kesehatan haji dalam rangka kemulangan jemaah haji SOC tahun 2014. semoga dapat berjalan dengan lancar proses kepulangan jemaah haji mendatang. (Nur Idayanti, SKM)

 


Sambutan dan arahan dari Ketua TPKH Debarkasi Adi Sumarmo Surakarta



Seluruh Petugas TPKH mengikuti Rakon dengan antusias



Masukan dan arahan tentang sistem rujukan di RSUD dr. Moewardi surakarta dari dr. Ida Witiastati




















Kategori Berita

Arsip File