Penyelenggaraan Pos Akeselerasi Pelayanan Vaksinasi COVID-19 di KKP Semarang

Sejak ditetapkannya Covid-19 dinyatakan oleh World Health Organization (WHO) sebagai pandemi tanggal 11 Maret 2020, situasi perkembangan kasus Covid-19 semakin meningkat. Total kasus konfirmasi COVID-19 global per tanggal 27 Januari 2021 adalah 99,864,391 kasus dengan 2,149,700 kematian (CFR 2,2%) di 223 Negara Terjangkit dan 183 Negara Transmisi lokal.

Di Indonesia per 27 Januari 2021 , jumlah orang yang diperiksa : 5,978,128 , Konfirmasi COVID-19 : 1,024,298, Sembuh (Positif COVID-19) : 831,330 (81 %), Meninggal (Positif COVID-19) : 28,855 (CFR 2,8%), dengan rata-rata kasus baru harian 12.000 kasus baru.

Upaya yang telah dilakukan Pemerintah dalam penanggulangan Covid-19 terus dilakukan, 3 T (Testing, Tracing, dan Treatment) , 3 M (Memakai masker dengan benar, Mencuci tangan pakai sabun, Menjaga Jarak) terus tingkatkan , dan untuk menekan penyebaran Covid-19 ditetapkan kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), dan vaksinasi. Tentunya hal ini harus sinergis.

Dalam upaya program vaksinasi Covid-19 dimana tahap 1 dilakukan untuk para tenaga kesehatan, Jawa Tengah menargetkan agar semua nakes telah divaksinasi sesuai dengan kriteria dan syarat yang ditetapkan dengan segera sebelum 31 Januari 2021. Mengacu pada Surat Menteri Kesehatan nomor F).03.02/Menkes/70/2021 tentang percepatan program vaksinasi nasional, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Semarang menyelenggarakan Pos Akselerasi Pelayanan Vaksinasi Covid-19.

Dalam penyelenggaraan Pos Akselerasi Pelayanan Vaksinasi Covid-19 KKP Semarang berkolaborasi dengan berbagai pihak diantaranya Pemda Jateng, Dinkes Prop.Jateng, Dinkes Kota Semarang, Politeknik Kesehatan Negeri Semarang (Polkesmar), IDI, BPJS. Pelayanan akselerasi diselenggarakan pada Jumat , Sabtu (29,30 Januari 2021) dengan SDM yang bertugas 12 dokter vaksinator bersertifikat, para medis, tenaga surveilans epidemiologi, dan tenaga pengendalian risiko lingkungan. Tujuan penyelenggaran pos akselerasi ini adalah mendukung percepatan program vaksinasi bagi tenaga Kesehatan di Jawa Tengah terutama yang bermasalah dengan sistem pedulilindungi sedangkan mereka bekerja dengan risiko tinggi terhadap paparan virus SARS-COV-2.

Pos Akselerasi Vaksinasi Covid-19 KKP Semarang dibuka oleh Bapak Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr. H.M, Budi Hidayat, M.Kes pada hari Jumat tanggal 29 Januari 2021, diawali dengan laporan rencana pelaksanaan dari Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Semarang, dr. Aryanti, MM, M.Kes.


Sambutan Sesditjen P2P , Kemenkes RI, Bapak dr.H.M Budi Hidayat, M.Kes

Alhamdulillah penyelenggaraan pelayanan pos akselerasi vaksinasi Covid-19 KKP Semarang berjalan dengan lancar.

Hasil penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 di Pos Akselerasi Vaksinasi Covid-19 KKP Semarang selama 2 hari tanggal 29, 30 Januari 2021, Nakes yang mendapat undangan 406 , peserta yang datang sejumlah 347 orang. Jumlah yang diberikan vaksinasi 322 orang (Pada hari jumat sejumlah 170 orang, Pada hari Sabtu 152 orang), Sedangkan yang ditunda 23 orang (pada hari Jumat 15 orang, Sabtu 8 orang), dan yang batal/gagal dilakukan vaksinasi karena kondisi tertentu yang tidak bisa divaksin sejumlah 2 orang, dan KIPI yang diobservasi selama 30 menit pasca penyuntikan nihil. Selain undangan nakes, juga pemberian vaksinasi kepada petugas KKP Semarang yang bertugas dalam pengawasan orang di poin of entry/ exit baik di bandara maupun Pelabuhan.

Setiap hari setelah penyelenggaraan pos akselerasi vaksinasi Covid-19 dilakukan disinfeksi oleh Tim Pengendalian Risiko Lingkungan (PRL).

Penyuntikan kedua mulai dilakukan setelah 14 hari setelah penyuntikan pertama. Diharapkan dengan divaksinasi antibody Ig G meningkat drastis setelah penyuntikan kedua. dan diwajibkan tetap menerapkan protokol Kesehatan setelah vaksinasi sampai herd immunity terbentuk dan wabah covid-19 dinyatakan dapat terkendali.

Vaksinasi merupakan harapan kita bersama untuk hidup normal. Mari bersama sukseskan program nasional vaksinasi Covid-19.



Proses registrasi peserta vaksin


Pengukuran tekanan darah sebelum proses vaksinasi untuk memastikan tekanan darah normal


Penulis : Nur Idayanti, SKM (KKP Kelas II Semarang)





















Kategori Berita

Arsip File