Dampak letusan gunung kelud sebagai faktor risiko kesehatan di Bandara Adisumarmo Solo

Gunung Kelud yang terletak di Dusun Margomulyo, Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri dengan ketinggian 1731 meter dari permukaan laut mulai menunjukkan tanda erupsinya tanggal 13 Februari 2014 sekitar pukul 22.50 WIB. Akibat letusan gunung kelud tersebut, hujan abu sampai di daerah wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta. Bandara Adisumarmo Solo yang terletak di Jawa Tengah bagian selatan juga terkena dampaknya. Sampai dengan jam 10.00 WIB (14/2/2014) hujan debu masih terjadi di solo sehingga berpengaruh terhadap lalulintas penerbangan di bandara tersebut. Sejak jumat (14/2/2014) dini hari, Bnadara Adisumarmo dinyatakan tutup untuk penerbangan. 

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Sutopo Purwo Nugroho. Tiga Bandara yang ditutup tersebut yakni, Bandara Juanda di Surabaya, Bandara Adisumarmo Surakarta dan Adisucipto Yogyakarta (merdeka.com-14/2/2014).

Penerbangan pagi yang rencana tiba dan berangkat di Bandara Adisumarmo tanggal 14 Februari 2014 tidak jadi mendarat dan berangkat. Diantaranya GA 221 dan GA 222/223 jam 06.00 dan 06.50 wib, Sriwijaya Air no SJ 211 jam 07.00, Kalstar no KD 685/680 jam 07.17 /08.00 serta lion air no JT 531 jam 06.10 sehingga terjadi penumpukan antrian penumpang untuk pengembalian tiket penerbangan.

KKP Semarang Wilker Solo selaku penanggung jawab kesehatan di Bandara Adisumarmo Solo melakukan langkah-langkah kegaiatan untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan yang diakibatkan oleh hujan debu maupun situasi matra akibat bencana alam tersebut.


Kondisi Bandara Adisumarmo Solo tertutup debu letusan Gunung Kelud

Maksud dan Tujuan

1.Melakukan cegah tangkal terhadap faktor risiko pada orang,barang dan alat angkut di Bandara Adisumarmo Solo.

2.Memberikan pelayanan kesehatan terhadap orang di Bandara Adisumarmo Surakarta.

3.Menghimbau kepada penumpang maupun petugas Bandara agar selalu memakai masker dan mengindari sumber pencemar (abu di jalan atau tempat terbuka).

Sasaran

1.Penumpang pesawat yang punya risiko terhadap gangguan kesehatan terutama anak anak, balita, lansia dan Ibu hamil.

2.Pekerja di lingkungan Bandara Adisumarmo Solo.

Kegiatan yang dilaksanakan

1.KKP Semarang Wilker Solo berkoordinasi dengan PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Adisumarmo dan maskapai penerbangan membagikan masker sebanyak 480 buah kepada penumpang pesawat dan pekerja/petugas di lingkungan Bandara Adisumarmo.

2.Melakukan pengawasan terhadap kesehatan orang terutama balita, anak anak, lansia, ibu hamil di Bandara Adi sumarmo Solo. Hasil dari pengawasan adalah kondisi semua penumpang pesawat atau pekerja cukup baik, tidak ada yang mengalami gangguan kesehatan seperti batuk, mata perih atau tenggorokan gatal.

3.Himbauan untuk selalu memakai masker dan menjaga jarak dari sumber pencemar (abu) di sekitar halaman dan lingkungan luar

4.Pencegahan faktor risiko terhadap lingkungan di lingkungan Bandara Adisumarmo solo melalui penyiraman air dengan pompa pada halaman dan lingkungan Bandara Adisumarmo Solo.

Rencana Tindak Lanjut

1.Bekerjasama dengan Angkasa Pura dan maskapai penerbangan dalam mendistribusikan masker kepada orang terutama yang mempunyai faktor risiko gangguan  kesehatan di Bandara Adisumarmo Solo.

2.Inspeksi lingkungan dan pengawasan kesehatan terhadap orang terutama anak anak, ibu hamil, lansia melalui penyuluhan atau himbauan untuk tidak berada di luar gedung dan selalu memakai masker bila terpaksa keluar gedung.

3.Penyiraman air dan pembersihan abu pada halaman dan lingkungan parkir serta pembersihan kembali abu di lingkungan Bandara Adi sumarmo oleh stakeholder bandara.

Kesimpulan dan saran

a.Kesimpulan

KKP Semarang Wilker Solo bekerjasama dengan PT Angkasa Pura I dan maskapai penerbangan membagikan masker sebanyak 480 buah kepada penumpang maupun pekerja di lingkungan Bandara Adisumarmo Solo.

Kondisi kesehatan semua penumpang pesawat atau pekerja cukup baik, tidak ada yang mengalami gangguan kesehatan seperti batuk,mata perih atau tenggorokan gatal.

Melakukan penyiraman air pada halaman dan lingkungan Bandara dalam rangka mengurangi polusi debu di area Bandara Adisumarmo Solo.

Saran

Penambahan stok masker di Wilker Bandara Adisumarmo Solo.

Mengaktifkan TGC Wilker Solo.

Koordinasi dengan Dinas Kesehatan, BPBD, SAR dan stake holder terkait lainnya dalam penanggulangan bencana alam dampak letusan Gunung Kelud di bandara dan sekitarnya.

Oleh: Ismail Marzuki, SKM* 

 


Petugas KKP Semarang Wilker Solo membagikan masker kepada para pekerja bandara


Petugas bandara melakukan pembersihan debu dengan menyempriotkan air














Kategori Berita

Arsip File