Perkembangan banjir di Jepara dan Juwana

Semarang, 28 Januari 2014. Perkembangan banjir yang melanda daerah sekitar KKP Semarang Wilker Jepara dan Wilker Juwana-Pati sebagai berikut:

Wilker Jepara

Pada hari ke-7 bencana banjir yang menimpa wilayah Jepara hingga kini (28/1/2014) belum semuanya surut. Meskipun dalam beberapa hari terakhir ini banyak pengungsi yang telah kembali ke rumah mereka masing-masing, namun masih ada satu desa yaitu Desa Batukali Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara yang wilayahnya masih terendam banjir. Sebagian pengungsi sudah mulai kembali ke rumah masing-masing, namun beberapa masih tampak mengungsi.

Kondisi jalan untuk menuju ke desa tersebut masih terendam banjir sekitar 1 meter, sedangkan untuk pemukiman warga masih terendam sekitar 1,5 2 meter. Sebagian besar warga dari desa tersebut masih bertahan di pengungsian Desa Manyar Gading Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara dan masih menempati masjid dan sekolahan yang ada di sekitar wilayah banjir. Sampai saat ini pasokan bantuan ke daerah tersebut masih berlanjut. Penyaluran bantuan masih akan terus dilakukan hingga air surut total.

Selain masalah kesehatan seperti penyakit kulit, air bersih masih menjadi persoalan utama saat terjadinya bencana banjir. Ada beberapa desa yang masih kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Selama di tenda pengungsian para warga hanya bisa memanfaatkan air banjir yang keruh. Air ini mereka gunakan untuk keperluan sehari-hari, seperti mandi, memasak dan mencuci pakaian.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Lulus Suprayetno, seiring dengan surutnya banjir BPBD akan melakukan beberapa langkah lanjutan. Salah satunya adalah pendataan ulang peristiwa bencana yang terjadi di Jepara. Hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan akurasi data sekaligus penanganan lanjutan. Selain itu, pihak BPBD juga masih akan mengupayakan bantuan untuk jaminan hidup kepada para korban bencana banjir.

Selain kesulitan air bersih, BBM untuk kendaraan bermotor pun mulai sulit diperoleh. Hal ini terjadi karena terhambatnya distribusi akibat jalan yang terkena banjir. Hal ini berdampak pada operasional ambulans Wilker Jepara yang juga mulai hari ini belum dapat dipergunakan untuk membantu proses pendistribusian bantuan maupun evakuasi pasien.

 

Wilker Juwana

Kondisi hari ini, 29 Desa di Kecamatan Juwana masih terendam air. Walaupun sudah surut, jalan utama pantura masih terendam air kurang lebih 30 cm di beberapa titik. Walaupun ada ketersendatan akses dari barat, timur dan selatan, pada hari ini jam 07.00 sudah bisa di tembus kendaraan besar.

Wilker Pelabuhan Juwana mengadakan bakti sosial di sekitar pelabuhan dengan membagikan nasi bungkus dan air mineral serta pengobatan gratis di posko pengungsian (Masjid Baitul Iman dan MI). Pengobatan gratis juga di lakukan di Kantor UPP Kelas 3 Juwana untuk melayani warga yang tidak mengungsi di tempat pengungsian. Kurang lebih 50 pengungsi yang memerlukan pengobatan. Sebagian besar menderita ISPA dan penyakit kulit. Namun sekitar pukul 11.00 wib air Waduk Gembong dan Waduk Gunungrowo kembali meluap sehingga jalanan kembali tergenang air (Kelurahan Kalidoro). Genangan air setinggi lutut orang dewasa. Bahkan beberapa jalanan kembali tidak dapat dilalui oleh sepeda motor (jalan di depan Rumah makan Kembang Joyo/buffer area). Dari arah Tayu banjir juga melanda jalan menuju ke Pati yaitu di depan Perumahan Alugoro sampai RSUD Suwondo yang mengakibatkan tidak bisa dilaluinya jalan tersebut. Terendamnya kembali beberapa wilayah Kota Pati memungkinan kembali naiknya air di Wilayah Kecamatan Juwana pada malam hari ini karena letak geografisnya yang lebih rendah. Hal ini berarti kemungkinan Kantor Wilker Pelabuhan Juwana juga terancam kembali terendam banjir. (Tim Gerak Cepat KKP Semarang, Tim Wilker Jepara dan Tim Wilker Juwana)

 

Tim Wilker Juwana sedang melakukan pemeriksaan gratis di posko pengungsi yang bertempat di Masjid Desa Bajomulyo (Buffer area)

 

Kondisi lantai ruangan Kantor Wilker Juwana pagi ini (28/1/2014)


Kantor Wilker Juwana pagi ini (28/1/2014 (tampak dari jalan pelabuhan)


Pemeriksaan kesehatan di posko pengungsi yang bertempat di Kantor UPP Kelas 3 Juwana

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 














Kategori Berita

Arsip File